Keluarga Meminta kepada Pemerintah Untuk Memembaskan Ust Basyir Di karenakan Kondisi nya Yang Sudah Tua dan Sakit-Sakitan.

REPUBLIK62.COM,   Kondisi kesehatan terpidana kasus terorisme Ust Abu Bakar Ba’asyir dalam beberapa hari terakhir mengalami penurunan. Bahkan pendiri Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki, Sukoharjo itu harus mendapatkan perawatan di RSCM Jakarta sejak sepekan lalu.

Walaupun kondisi Ust Ba'asyir dikabarkan mulai membaik, namun keluarga di Solo berharap agar pemerintah mau membebaskanya demi rasa kemanusiaan. Selain karena faktor kesehatan, Ust Ba'asyir juga sudah berusia lanjut, sehingga akan lebih baik jika menjalani sisa hukuman di rumah atau dibebaskan.

 

"Kami sangat berharap kepada pemerintah agar beliau (Ust Ba'asyir) bisa kembali bersama keluarga. Di usia yang sudah mulai lanjut dan sering jatuh sakit, saya kira lebih baik," ujar Rochim, Selasa (1/12).

 

Iim, sapaan akrab Abdul Rochim mengatakan saat ini ayahnya masih dirawat di RSCM Jakarta. Perkembangan terbarunya kondisinya sudah stabil dalam tahap pemulihan.

 

"Kami berharap (Ba'asyir) kembali sembuh seperti semula dan bisa kembali ke rumah, bukan ke penjara," terang dia.

Ia beralasan, dengan kondisi ayahnya yang sudah lanjut usia, terlalu berat untuk menjalani sisa hidupnya di dalam penjara. Apalagi, dengan kondisi penjara yang membuat penyakitnya kerap kambuh.

 

"Bapak itu umurnya 83 tahun, menjalani hidup di rumah saja sulit apalagi di penjara. Sebagai lansia beliau tentu membutuhkan perhatian lebih," Ucap Rochim (1/12).

 

Meskipun di penjara ada petugas yang ditempatkan, lanjut dia, namun para penjaga pasti terfokus pada penjagaan di dalam penjara. Begitu pula para penghuni lainnya hanya memikirkan dirinya sendiri.

 

"Harapannya ini bisa jadi perhatian pemerintah untuk mengembalikan beliau pada keluarga," katanya.

Related Posts