Trobosan Musa-Dito kedepan

REPUBLIK62.COM,   LAMPUNG TENGAH - Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Lampung Tengah nomor urut 2 Musa Ahmad-Ardito Wijaya gelar kampanye terbatas di Lingkungan IV Kelurahan Bandarjaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Minggu 4 Oktober 2020.

Dalam orasi politiknya Musa Ahmad menyebut saat ini pelayanan birokrasi di Lamteng masih belum cukup memuaskan hati masyarakat terutama dibidang pelayanan.

Ia mengatakan Lamteng memiliki 28 Kecamatan dengan 311 kampung. Dengan kondisi geografis yang luas Lamteng harus memiliki terobosan program yang luar biasa. 

"Untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat tanpa harus membuat masyarakat merasa terbebani dengan jarak tempuh perjalanan menuju ibu kota Kabupaten, maka harus ada terobosan program yang tidak biasa," ujar Musa Ahmad.

Menurutnya, jika hanya dengan program yang biasa-biasa saja ia berkeyakinan tidak akan mampu merubah frame birokrasi saat ini. Lanjutnya, untuk merubah itu semua, ia bersama cawabup Ardito Wijaya telah menyiapkan konsef yakni Jaringlah Asmara.

Lanjutnya, program itu akan diimplementasikan dengan merubah cara kerja yakni 3 hari berada di kantor (Pemkab) dan 2 hari berada di Kecamatan-Kecamatan yang ada diseluruh Kabupaten.

Cara itu menurutnya akan mempermudah seluruh aktifitas pelayanan yang akan diajukan oleh masyarakat seperti pembuatan KTP, KK dan pelayanan yang lainnya, sehingga, dari situ juga terjadi penjaringan aspirasi masyarakat yang akan melahirkan program yang benar-benar di inginkan masyarakat.

"Jika kelak kami di percaya masyarakat untuk memimpin, kami akan merubah wajah birokrasi kita, jika dalam satu minggu ada 5 hari kerja itu akan kita manfaatkan dan kita bagi 3 hari kami akan berkantor di kabupaten dan 2 hari berikutnya kami akan berkantor di kecamatan dan kampung-kampung yang ada,"ucapnya.(MUJAHID) 

Related Posts